IMPLEMENTASI DAN STUDI KASUS LITERASI MEDIA DI SEKOLAH DASAR: EKPLORASI DAN KREASI MEDIA DIGITAL AKHIRNYA DIAPRESIASI
ABSTRAK
Perkembangan teknologi yang sangat pesat telah membuat anak-anak sekolah dasar mulai berinteraksi dengan media digital sejak usia dini, seperti melalui platform YouTube, TikTok, game online, dan aplikasi pesan instan. Ini mengharuskan kita memperkuat kemampuan literasi media agar mereka bisa memahami informasi secara kritis dan aman. Menurut Krisanjaya dan Rahmawati (2024), jika anak-anak terpapar media digital tanpa bimbingan keterampilan literasi media, mereka bisa mudah terpengaruh oleh informasi palsu, konten yang sengaja diubah, dan tindakan berbahaya. Norfaujiah (2025) juga menyatakan bahwa literasi media di tingkat sekolah dasar sangat krusial untuk membangun sikap kritis, etis, dan kuat dalam dunia digital. Karena itu, menerapkan program literasi media sejak awal sangat penting untuk menghindari efek buruk jangka panjang pada pertumbuhan otak dan interaksi sosial anak-anak.
REFERENSI
Norfaujiah. (2025). Pentingnya Pengembangan Literasi Media di Sekolah Dasar untuk Membangun Sikap Kritis, Etis, dan Tanggung Jawab dalam Dunia Digital. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 9(2), 45-56.
Voitovych, N., Kitsa, M., & Mudra, I. (2025). Media Education and Media Literacy as a Factor in Combating Disinformation, Media2025, 6(4), 188.
Krisanjaya, K., & Rahmawati, A. (2024). Peningkatan Literasi Membaca Masyarakat Kampung Sawah Bekasi untuk Mencegah Diseminasi Kekacauan Informasi di Media Sosial. Mitra Teras: Jurnal Terapan, 2024.
Komara, D. A. (2025). The Relationship between Media Literacy, Information Literacy, and News Literacy on Students’ Ability to Evaluate Information Credibly. Jurnal Pendidikan Media Informasi, 14(2), 55‑68
IMPLEMENTASI DAN STUDI KASUS LITERASI MEDIA DI SEKOLAH DASAR (PDF)
